Jumat, 06 April 2012

The Raid : Two Thumbs Up



"The Best Action Movie in Decades" (Twitch Films), begitulah ungkapan yang pas untuk film yang ditayangkan pada minggu akhir bulan kemaret ini. Antrian panjang dan kapasitas tempat duduk yang dirasa "kurang" membayangi penayangan film yang di Amerika diberi judul The Raid: Redemption atau penyerbuan maut dalam bahasa Indonesia. Dengan sentuhan sutradara Gareth Evans, film ini berhasil memuaskan dahaga untuk  pecinta film terutama yang bergenre action, koreografi yang baru dengan latar belakang pencak silat dari Indonesia dan aksi para pemainnya mampu menghidupkan suasana menegangkan yang bercampur dengan ketidaksabaran untuk menunggu aksi berikutnya  menjadi nilai tambah film ini.




Tidak heran, sebelum perilisannya di bioskop, film yang dibilang "Indonesia Banget" ini berhasil menggondol beberapa penghargaan bergengsi seperti Cadillacs People's Choice Award di Toronto International Film Festival 2011 dan The Best Film and Audience Award Jameson Dublin International Film Festival 2012. Setelah peluncurannya pun film ini diganjar masuk sebagai 50 film action terbaik versi IMDB yang berarti sejajar dengan Star Trek, Prirates of Caribbean hingga Avatar.
Pada 2014, rencananya akan dibuat versi remakenya oleh Hollywood dengan Mike Shinoda yang membuat lagu latarnya.

The Raid bercerita tentang Tim SWAT yang ingin menyapu bersih apartemen berisikan para kriminal dengan Tama (Ray Sahetapy) sebagai pemimpin tertingginya didampingi Mad Dog (Yayan Ruhian) yang merupakan ahli beladiri sekaligus kaki tangan andalan Tama. Rama yang merupakan anak baru dalam tim ini ternyata memiliki keahlian yang melebihi kemampuan rekan-rekannya yang lain. Disinilah dimulai aksi fenomenal dalam film ini.

Namun yang perlu diingat dalam menonton film ini adalah jangan mengajak anak anda atau adik anda yang masih di bawah umur karena film ini memiliki rating untuk dewasa. Sehingga dalam film ini akan dipenuhi darah beserta adegan yang membuat beberapa orang merinding dibumbui dengan kata-kata kasar beserta cacian dan makian.

Hingga tulisan ini ditayangkan, film ini berhasil melewati 1 juta penonton, angka yang fantastik bagi sebuah film nasional.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar